Apa Itu Mikroskop Cahaya, Spesifikasi Dan Cara Perawatannya

Dalam hal penelitian, keberadaan mikroskop memang menjadi sesuatu yang lazim diperlukan. Banyak sekali jenis-jenis mikroskop yang digunakan. Mikroskop cahaya adalah salah satu mikroskop yang menggunakan sumber cahaya untuk melihat sel atau organisme kecil.

Dahulu, mikroskop ini menggunakan cahaya matahari sebagai sumbernya. Akan tetapi, perkembangan IPTEK membuat mikroskop cahaya dimodifikasi lebih canggih dengan bantuan cahaya buatan lho. Dan kabar baiknya, jenis mikroskop ini lebih mudah ditemukan dengan harga yang juga lebih murah.

Cara kerja mikroskop ini hampir sama dengan mikroskop lainnya. Dimana memungkinkan kita melihat organisme atau sel kecil melalui pembesaran. Nah, pembesaran ini dilakukan dari mulai empat kali hingga seribu kali pembesaran. Wah, menarik sekali, bukan?

mikroskop cahaya

Baca juga apa itu mikroskop elektron

Spesifikasi Mikroskop Cahaya

Memang, terdapat banyak mikroskop dengan jenis yang berbeda-beda. Hal itu tidak luput dari fungsi dan karakteristik dari masing-masing mikroskop tersebut. Lalu, apa saja ciri khas mikroskop cahaya yang membuatnya banyak lebih banyak dipilih?

  1. Kombinasi dari komponen antar lensa dengan bentuk dan ukuran yang berbeda sehingga menjadikan mikroskop ini bisa melakukan pembesaran dengan maksimal. Ini tentunya sangat cocok untuk mengamati morfologi suatu makhluk hidup.
  2. Objek dalam keadaan hidup maupun mati bisa diamati dengan syarat tembus terhadap cahaya. Ini menjadi nilai plus sehingga memudahkan dalam pengamatan lho. Biasanya air digunakan sebagai media karena tembus terdapat cahaya.
  3. Penggunaan yang manual memudahkan pemakai dalam menyetel dan mengamati sesuai keinginan ataupun kebutuhan.
  4. Secara spesifik mikroskop cahaya dibedakan berdasarkan jumlah lensa dan jenis cahayanya. Untuk jumlah lensa yaitu monokuler dan binokuler. Sedangkan jenis cahayanya adalah cahaya dari sinar alami dan cahaya buatan dari sinar lampu.
    Bagaimana Cara Perawatan Mikroskop Cahaya?
    Kalian termasuk orang yang sering bersentuhan dengan alat yang rentang rusak seperti mikroskop? Wah, tentu penting bagi kalian untuk tahu bagaimana cara penggunaan dan perawatan yang tepat. Hal ini dikarenakan bagian terbesar dari komponen mikroskop cahaya adalah benda yang mudah tergores dan berdebu. Berikut cara penggunaan dan perawatan mikroskop cahaya yang baik dan benar.
  5. Simpan mikroskop pada tempat yang bebas debu dengan suhu medium. Ini untuk menghindari tumbuhnya jamur dan kotoran yang mudah sekali menempel di lensa objektifnya. Kalian bisa menyimpan di dalam almari. Selain itu, taruh beberapa silica gel yang berfungsi mencegah kelembapan berlebih di dalam almari.
  6. Bagian lensa pada mikroskop cahaya bisa kalian bersihkan dengan tisu khusus lensa dan alcohol untuk sterilisasi. Jangan lupa ketika membersihkan usahakan usap satu arah agar untuk menghindari goresan pada lensa.
  7. Bagian lainnya bisa kalian bersihkan dengan kain flanel dan kembalikan komponen mikroskop pada keadaan netral seperti sebelumnya.
  8. Usahakan menjaga kebersihan tangan dan jangan sekali kali tangan menyentuh lensa mikroskop ketika digunakan.
  9. Gunakan mikroskop sesuai dengan bijak sesuai kebutuhan ketika mengamati sel atau organisme.
  10. Ketika pertama kali menggunakan usahakan memahami panduan teknis agar keawetan alat terjaga.
    Dalam segi penggunaannya mikroskop cahaya memang berkembang lebih efisien. Memahami spesifikasi hingga perawatan yang akan membantu kalian lebih mudah sehingga waktu yang digunakan menjadi lebih efektif.
    Selain itu, alat rentan seperti mikroskop memang sebaiknya perlu disediakan tempat dan tenaga khusus sehingga alat lebih tahan lama. Semoga artikel ini bermanfaat sebagai dasar bagi kalian untuk lebih mengenal dan memahami penggunaan mikroskop agar pemanfaatannya terasa lebih maksimal ya?

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *