Membedah Mikroskop: Bagian-Bagian Mikroskop Apa Saja?

Bagian mikroskop – Pernahkah kalian mengamati makhluk hidup di sekitar kita? Dapatkah kalian mengamati semua objek yang tampak? Tentu saja, mata manusia umumnya memiliki kemampuan untuk melihat benda-benda di sekitar kita seperti daun, pohon, bunga, semut, dan burung.

Meskipun begitu, ternyata mata manusia memiliki keterbatasan dalam melihat atau mengamati objek seperti makhluk hidup maupun benda-benda kecil seperti virus dan bakteri (mikro) .

Untuk itu, diperlukan alat bantu yang bisa membantu mengamati organisme mikroskopis alat tersebut dinamakan mikroskop

ini dia bagian bagian mikroskop dan fungsinya

Bagian-Bagian Mikroskop beserta Fungsinya

Sekarang kita akan mencoba mencari tahu bagian bagian mikroskop apa saja dan fungsinya. Bila kita mengamati lebih dekat bagian mikroskop, maka kita akan menemukan bagian-bagian penting yang mampu mengatasi kesulitan dalam pengamatan benda kecil.

Umumnya, sebuah mikroskop yang kita jumpai dalam laboratorium mempunyai dua bagian utama. Bagian-bagian sudah pasti sangat berkaitan satu sama lain yaitu bagian optik dan bagian non optik.

Apa saja yang masuk ke dalam bagian optik pada mikroskop ?

Bagian optik berhubungan dengan lensa yang digunakan untuk memperbesar bayangan benda. Bagian optik umumnya terdiri dari dua lensa penting, lensa objektif dan lensa okuler.

Apa perbedaan dari dua lensa ini? Berikut penjelasan singkatnya.

Untuk memperbesar bayangan suatu objek yang kita observasi, kita membutuhkan lensa objektif, sedangkan kita memerlukan sebuah lensa okuler untuk mengamati objek, letaknya dekat dengan mata kita.

Satu bagian yang juga sangat penting adalah revolver. Revolver ini penting banget sebagai tempat melekatnya lensa objektif. Melalui revolver kita bisa menyesuaikan perbesar lensa objektif.

baca juga jenis jenis mikroskop

Lalu, bagian bagian mikroskop apa saja yang termasuk ke dalam bagian non optik?

bagian non optik tentu sangat penting untuk mendukung proses pengamatan objek. Bagian non optik terdiri dari kaki mikroskop, lengan mikroskop, tabung mikroskop, makrometer, mikrometer, meja benda, cermin reflektor, kondensor, dan juga diafragma. Nah sekarang mari kita bahas fungsi dari bagian non optik.

  1. Kaki mikroskop. Bagian ini adalah tempat bertumpunya sebuah mikroskop.
  2. pegangan atau Lengan mikroskop. Selain sebagai pegangan saat mikroskop diletakkan atau dipindahkan, lengan ini juga punya fungsi penting lho, sebagai tempat menempelnya mikrometer dan makrometer.
  3. Bagian penting selanjutnya ialah tabung mikroskop, fungsi utamanya sebagai penghubung antara lensa okuler dan lensa objektif.
  4. Sebuah makrometer berfungsi sebagai tombol pemutar kasar. Dari bagian ini, kita akan memperoleh fokus dari bayangan objek yang kita amati di meja preparat, tetapi belum begitu jelas.
  5. Mikrometer dalam mikroskop. Berbeda dengan makrometer, bagian ini mampu mendapatkan fokus bayangan yang halus dan cepat. Mikrometer bekerja dengan menaikkan atau menurunkan badan mikroskop secara perlahan.
  6. Meja benda atau meja preparat digunakan untuk meletakkan benda yang akan diamati. Didalam meja benda terdapat bagian penunjang mikroskop yang penting, lubang tempat masuknya sinar dari cermin setelah melewati kondensor dan diafragma.
  7. Cermin berguna untuk memantulkan sinar dari sumber cahaya dan diteruskan ke benda yang diamati.
  8. Kondensor untuk memusatkan cahaya. Atur kondensor dari atas ke bawah melalui pemutar kondensor untuk mendapatkan intensitas cahaya yang dibutuhkan.
  9. Diafragma sangat berkaitan dengan kondensor. Sebuah diafragma biasanya mengatur banyak sedikitnya cahaya yang diperlukan sebelum menuju kondensor.

Sekarang kita bisa membayangkan bagaimana bentuk mikroskop, bagian mana ya yang bisa memperbesar objek? Lalu, bagian-bagian mikroskop apa saja dan kegunaannya? Mikroskop adalah salah satu alat yang sangat penting dalam dunia sains.

Mudah ditemukan khususnya di laboratorium. Nah, mikroskop sendiri bekerja dengan melakukan perbesaran sehingga memungkinkan kita untuk melihat mikro organisme bahkan yang berdiameter kurang dari 0,1 mm.

Nah, sekarang lebih jelas ‘kan tentang bagian-bagian mikroskop apa saja dan fungsinya? Mengingat fungsi penting suatu mikroskop dan juga komponen penyusunnya, maka dalam pemakaian dan perawatannya kita perlu bijak dan berhati-hati agar mikroskop lebih awet dan berfungsi dengan baik.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *